Senin, 05 April 2010

Sinopsis My Fair Lady Episode 2

Sinopsis My Fair Lady Episode 2


Sekarang Dong Chan menjadi Personal assistant untuk Kang Hae Na, dia berjanji pada rentenir untuk membayar hutangnya setelah dia digaji. Biarpun rentenir itu tidak terlalu puas, Dong Chan punya sedikit waktu.

Dong Chan juga berhasil meyakinkan Eui Joo dan ibunya bahwa dia sudah membayar hutangnya. Dia berkata bahwa Kakek Hae Na bersedia m
eminjaminya uang dan memberinya pekerjaan.

Tuan Jang, kepala pelayan dan orang keperca
yaan kakek Kang tidak terlalu setuju dengan ide Kakek Kang, tapi Kakek Kang meyakinkan Tuan Jang bahwa Dong Chan akan mampu membuat Hae Na mengenal sopan santun. Tuan Jang mengantar Dong Chan berkeliling mansion dan secara resmi mengenalkan Dong Chan kepada trio asisten Hae Na - Lee Byung Heon, Jung Woo sung, dan Jang Dong Gun - (jadi inget trio JiSunMi)

Hae Na tetap menentang keputusan kakeknya, tapi kakek Kang tetap pada pendiriannya dan mengingatkan Hae Na bahwa kekuasaan untuk memecat orang ada di tangannya dan bukan di tangan Hae Na.
Hae Na mungkin tidak dapat memecat Dong Chan, tapi bukan berarti Hae Na tidak dapat melawan Dong Chan. Hae Na minta Dong Chan menemuinya dan saat Dong Chan tiba, Hae Na menyerang Dong Chan dengan kumdo (pedang Kendo). Hae Na ingin memaksa Dong Chan mengatakan alasan sebenarnya dia bekerja di rumahnya.

Ternyata Dong Chan cukup ahli dengan beladiri Kendo. D
ong Chan mengambil pedang dan melawan Hae Na. Dong Chan meminta Hae Na mengulang dari awal dan membungkuk dengan sopan. Hae Na kesal, dia memungut pedangnya yang terjatuh dan memukul kepala Dong Chan.

Lee Tae Yoon adalah anak orang kaya tapi Tae Yoon lebih memilih hidup jauh dari kemewahan dan bekerja sebagai pengacara hak asasi manusia yang mengurus klien2 kurang beruntung. Tae Yoon bekerja bersama dengan Su Ho dan mereka sedang menghadapi kasus melawan grup Kang San.

Kang San sedang mencoba menguasai satu lapangan golf, President Kang mempercayakan urusan tersebut pada Paman Hae Na, Kang Chul Gu. Masalahnya
adalah Lee Tae Yoon mencampuri urusan mereka dan Tae Yoon juga berhasil menggagalkan proyek skala besar lainnya. Akhirnya Paman Kang menemui Tae Yoon di kantornya dan mengancam Tae Yoon. Tae Yoon merasa grup Kang San menduduki aset budaya jadi dia tidak akan mundur.

Hae Na mengumpulkan semua pelayan untuk melawan Dong Chan. Hae Na berkata pada semua orang bahwa Dong Chan yang bertanggung jawab untuk jamuan pesta nanti malam, tapi tidak memberitahu Dong Chan. Dong Chan tentu saja marah dan meminta penjelasan Hae Na. Hae Na tentu saja tidak mau disalahkan.

Dong Chan benar2 pusing di dapur, semua staf dapur sudah pulang karena Hae Na berkata tidak ada pesta. Tiba2 a
da anak yang minta segelas juice. Ternyata Kang Su Min sepupu Hae Na. Dong Chan bertanya makanan apa yang biasa dimakan keluarga Kang, ternyata semua adalah makanan Perancis yang mahal dan tentu saja Dong Chan tidak bisa memasaknya. Hae Na datang ke pesta dan meyakinkan Kakek bahwa Dong Chan berkeras akan membuat sendiri hidangan pesta.

Akhirnya hidangan disajikan, ternyata babi panggang yang disajikan dengan Bokkumbap (sejenis nasi goreng Korea he..he
)



Dong Chan membual bahwa makanan itu adalah sejenis makanan Andalusia dan dia bertanya pada Su ah apakah dia sudah pernah memakannya, biarpun Su ah tidak mengetahuinya tapi karena dia ingin melawan Hae na, Su Ah berkata ia tahu
.

Kakek tentu saja tidak dapat dibohongi dan bertanya mengapa Hae na melakukan hal itu. Hae Na berkata karena kakek tidak membiarkan dirinya memecat Dong Chan. Kakek ingin biarpun Hae Na tidak bekerja di kantor, Hae Na paling tidak keluar dan menikah. Tapi Hae Na menolak dan ingin tinggal selamanya di rumah dengan kakek.

Tae Yoon dan Su Ho ingin bertemu President Kang dengan mendatangi club berkuda yang biasa dia kunjungi tapi tidak berhasil. Akhirnya mereka akan pergi, tapi seorang pengurus club mengenali Tae Yoon dan berkata sudah lama Tae Yoon tidak datang ke club. Semua keluarga
Tae Yoon suka berkuda di sini. Tae Yoon memang suka berkuda dan ia meminta ijin untuk menunggang kuda sekali putaran.

Hae Na juga datang ke club berkuda bersama Dong Chan. Hae Na melihat seorang penunggang kuda yang melintas dan dia merasa mengenalinya. Hae na berlari mengejar penunggang kuda itu : "Kak Jun Su..?"


Hae Na lari tanpa sepatu dan ia hampir ditabrak oleh penunggang kuda lainnya. Dong Chan men
ubruk Hae Na untuk menyelamatkannya.

Tae Yoon ternyata sudah selesai be
rkuda dan memasuki mobil bersama Su Ho. Hae Na meraih kudanya dan mengejar mobil Tae Yoon. Dong Chan masuk mobil dan mengejar Hae Na. Menyadari ada penunggang kuda yang mengejar mobilnya, Tae Yoon menghentikan mobil dan keluar. Hae Na baru menyadari dia salah mengenali orang. Dong Chan turun dan meminta maaf, Hae Na juga meminta maaf dengan lemah dan berkata dia salah mengenali orang.

Dong Chan tidak menyadari apa yang terjadi dan kaget melihat Hae Na menangis. setelah tenang, Hae N
a minta Dong Chan merahasiakan ini. Dong Chan bersumpah tidak akan membocorkan rahasia Hae Na. Tae Yoon mendapati kakaknya di kantor dan kakaknya ingin Tae Yoon melakukan sesuatu untuk keluarganya.

Tuan Jang mendengar tentang insiden di klub berkuda dan Dong Chan membiarkan kesalahan ada pada dirinya. Tuan Jang langsung memecat Dong Chan. Tapi Hae Na membatalkan keputusan Tuan Jang, yang membuat Tuan Jang heran. Hae Na meyakinkan Dong Chan bahwa ia masih punya cara untuk menyiksa Dong Chan. Tapi Dong Chan tidak dapat dibohongi.

Sementara itu Eui Joo yang ingin menjadi designer sep
atu, bekerja pada Su Ah. Su Ah menyukai Eui Joo.

President Kang merancang perjodohan Hae Na dengan putra kedua grup Yoo Sang yang juga merupakan grup besar di Korea. Ternyata Lee Tae Yoon adalah putra grup Yoo Sang. Su Ah agak cemburu dengan keberuntungan Hae Na
.

President Kang bertemu dengan Tae Yoon dan tahu bah
wa dia adalah pengacara yang melawannya. President Kang merasa Tae Yoon bersedia menemuinya bukan karena perjodohan tapi karena masalah lapangan golf. Tae Yoon mengakuinya.

Hae Na mendengar dari Su Ah bahwa kakek akan menjodohkan Hae Na. Hae Na kesal dan Dong Chan menyarankan Hae Na untuk lari. Hae Na suka dengan usul Dong Chan tapi ia a
kan memukul Dong Chan agar sandiwara mereka tidak ketahuan. Saat Hae Na bersiap memukul Dong Chan, pergelangan tangan Hae Na ditahan oleh seseorang, ternyata Tae Yoon.

Dong Chan (sedikit cemburu) melepaskan tangan orang itu, siapa kau ? Lepaskan dia ! Tae Yoon bertanya siapa Dong Chan. Dong Chan berkata, ia adalah pengawal pribadi Hae Na. Dong Chan balik tanya siapa kau ? Tae Yoon menjawab : "Aku orang yang datang untuk berkencan dengannya."

Personal Notes :

I love Jung Il Woo, he's adorable, sweet, and charming. But I hope he's not just pretty face, he could act well too and his character will grow stronger.


Sinopsis My Fair Lady Episode 1

Sinopsis My Fair Lady Episode 1


My Fair Lady

casts :

Yoon Eun-hye as Kang Hae na
Yoon Sang-hyun as Seo Dong chan
Jung Il-woo as Lee Tae Yoon
Moon Chae-won as Yeo Eui joo


First of all, I got bored with World Within and I'm interested in a new series starred by Yoon Eun Hye he..he

Kang Hae Na adalah Gu Jun Pyo versi cewe. Hae Na adalah pewaris grup Kang San yang menguasai hampir seluruh Korea. Hae na pintar berkuda, menembak, dan memecat orang.
Hae na tinggal di mansion mewah dengan staf yang cantik dan ganteng. Tapi Hae na tidak mau mentolerir kesalahan kecil. Hae Na pasti akan langsung main pecat.


Seperti yang terjadi dengan sekretaris baru Hae na (diperankan oleh Song Joong Ki ) yang dipecat hanya karena sang sekretaris meminta Hae na mengulang perkataannya ck..ck (do you hear any trouble yet ? )


She's really gorgeous..


Dong Chan sedang berkhotbah di Gereja, dia berkhotbah tentang beriman dan berharap pada Yesus yang disambut antusias oleh jemaat. Tapi ketika keluar dari Gereja, dia dihadang oleh 3 orang debt collector.

Ternyata Dong Chan memiliki hutang sebesar 50 juta Won pada rentenir, hutang itu untuk membayar biaya rumah sakit ibunya. Dong Chan juga bekerja sebagai penghibur tamu di bar.


Eui Joo tidak begitu suka dengan pekerjaan Dong Chan. Eui Joo juga adalah alasan Dong Chan tetap di Gereja. Eui Joo ingin membawa Dong Chan keluar dari pekerjaannya di bar. Eui Joo dan Dong Chan kerja paruh waktu di toko bunga milik ibu Eui Joo.

Hari ini, Dong Chan sedang mengantar pesanan bunga ketika truknya disalip oleh mobil sport mewah - Hae Na - . Dong Chan marah dan membuka kaca mobilnya saat lampu merah siap untuk menegur. Hae Na tidak sabar dengan Dong Chan, dia langsung melemparkan uang ke arah Dong Chan.

Tersinggung dengan ulah Hae Na, Dong Chan mengejar Hae na dan menuntut permintaan maaf. Hae Na melemparkan segepok uang ke luar jendela mobil dan memacu mobilnya. Dong Chan memotong laju mobil Hae Na.

Hae Na murka, menekan gas dan menabrakkan mobilnya ke arah truk Dong Chan.

Keduanya berakhir di kantor polisi. Hae na menunggu dengan bosan. Asisten Hae Na menawarkan uang damai pada Dong Chan. Dong Chan menolak tapi tertegun ketika mendengar jumlahnya 50 juta Won. Itu adalah jumlah total hutang dan bunganya.
Hae Na merasa Dong Chan tidak segera menerima tawarannya karena ingin uang lebih. Akhirnya Hae Na memutuskan untuk tidak damai dan membawa perkara ke pengadilan.

Ketika di pengadilan Hae Na kalah, dia harus dihukum denda (bukan masalah) dan 150 jam kerja sosial (masalah besar). Hae Na harus kerja di penitipan anak dan peternakan ayam :)

he..he..petok..petok


Dong Chan mungkin menang di pengadilan, tapi dia tetap kesulitan uang. Akhirnya dia bekerja sebagai sopir charteran.

Sementara itu Hae na dihina dan diejek karena melakukan kerja sosial oleh sepupunya Su Ah, keluarga Su Ah adalah pewaris Grup Kang San setelah Hae Na dan selalu berusaha mencari cara agar Hae na bisa dicoret sebagai pewaris. Kesal dengan hal ini. Hae na memutuskan mencari Dong Chan yang membuatnya seperti ini. Hae na ingin menghancurkan Dong chan.

Pertama, dia memanggil Dong Chan untuk mengantarnya ke suatu tempat. Awalnya Dong Chan tidak mengenali Hae Na, tapi dia kaget ketika mulai ingat. Hae na beracting seolah-olah Dong Chan akan menculik dirinya. Dong Chan ditangkap polisi. Eui Joo dan ibunya bahkan hampir percaya dengan kejadian ini. Untungnya kakek Hae Na mendengar insiden ini dan melepaskan Dong Chan.
Kedua, Ibu Eui Joo kaget ketika rumahnya tiba-tiba dibeli orang dan mereka harus pindah besok pagi. Tentu saja Hae Na ada dibelakang ini.

Dong Chan sangat marah dan mendatangi rumah Hae Na. Dia dihadang oleh 3 pengawal Hae na. Dong Chan melarikan diri dan bertemu dengan President Kang, yang dikira tukang kebun oleh Dong Chan. Dong Chan mengeluh dan berkata bahwa Kang hae Na itu keterlaluan, kalau Hae na adiknya, dia akan menghajar hae Na dan mengajarinya sopan santun, paling tidak 2 bulan karena Hae Na benar-benar parah.
Saat Dong Chan tahu bahwa "tukang kebun" itu adalah kakek Hae Na, dia dibawa oleh pengawal dan kakek Hae Na mengajaknya berbicara.

Hae Na dihukum oleh kakeknya dan tidak diperbolehkan keluar rumah. Tapi Hae Na tidak peduli dan ingin pergi ke New York untuk liburan akhir pekan.
Di bandara Hae Na ditahan oleh Dong Chan yang berpura-pura Hae Na adalah pacarnya. Dong Chan memeluk Hae Na dan menggendongnya pergi.


Di mobil Hae Na agak panik, marah, dan takut. Dia berpikir Dong Chan akan membalas dendam padanya. Ketika melihat patroli polisi, Hae Na berpikir polisi itu akan melepaskannya. Ternyata tidak. Polisi itu menuju rumah Eui Joo.

Ibu Eui Joo menelepon polisi karena orang akan mengambil rumahnya, tapi ternyata yang datang adalah orang2 yang memperbaiki rumahnya (Kakek Hae Na yang melakukannya)

Akhirnya Dong Chan menghentikan mobil dan menyuruh Hae Na keluar. Ternyata Dong Chan membawa Hae Na pulang. Kakek Hae Na sama sekali tidak mengkhawatirkan Hae na dan puas dengan kerja Dong Chan. Hae Na kaget. Kakek Hae na memperkenalkan Dong Chan sebagai Personal Assistant Hae Na yang baru.


Ini kaya' rumah Gu Jun Pyo ya ?!



Personal Notes :

My Fair Lady sepertinya menarik, walaupun gampang ditebak ceritanya It's another Korean Cinderella's story :) tapi kali ini yang konglomerat cewenya.

Hae na pasti jatuh hati ama Dong Chan, walaupun ada Tae Yoon pengacara kaya yang keren abis, diperankan ama Jung Il Woo bo !

Lagipula ini serial drama Yoon Eun Hye setelah lama ngga main film. Kalo dibanding karakter Chan dan Chae Kyung, karakter Hae Na bener2 nyebelin :)

SINOPSIS PERSONAL TASTE EPISODE 1

Personal Taste episode 1


Casts :

Sohn Ye Jin as Park Kae In
Lee Min Ho as Jeon Jin Ho
Kim Ji Suk as Han Chang Ryul
Wang Ji Hye as Kim In Hee
Jung Sung Hwa as Noh Sang Jun
Ryu Seung Ryeong as Choi Do Bin
Choi Eun Seo as Na Hye Mi
Im Seul Ong as Kim Tae Hoon


Kriiiiing.....!!!!

Jam beker Park Kae in meraung-raung, Kae in melompat bangun dengan kikuk, ia sudah terlambat. Kae in, designer furniture dan sudah kerja lembur semalaman. Ia tertidur di lantai kamar kerjanya.

Kae in bersiap-siap ke kantor dengan mengenakan baju yang lumayan bagus tapi "dihancurkan" dengan jaket biru dan boot-nya.



Sebaliknya, di rumah Jeon Jin Ho..

Jin Ho tidur di kamar yang luas, bersih, rapi, teratur, chic, elegan dan ia menemukan seseorang tidur di sampingnya. Jin hosantai saja dan dengan ringan berkata pada gadis di sampingnya untuk berhenti berpura2.

Gadis itu, Na Hye Mi, bertanya bagaimana Jin ho bisa menolak gadis sexy seperti dirinya? Hye Mi setengah bercanda bertanya, apa mungkin kau lebih menyukai pria? Jin Ho membalasnya, "Bukankah kau tahu aku memang seperti itu?"

Ibu Jin ho memanggil dari luar, dan Jin ho langsung bereaksi dengan panggilan ibunya. Jin ho langsung mendorong Hye Mi ke balkon luar. Ibunya tanya dimana Hye Mi ? Jin Ho bergumam, bukankah dia masih di Kanada?

Kae In terlambat dan mobil Jin Ho tidak bisa keluar dari parkiran, jadi keduanya ada di jalan mencari taksi. Bahkan berebut taksi yang sama. Saat mereka berdebat siapa yang memanggil duluan, orang lain langsung masuk dan pergi dengan taksi itu. Keduanya akhirnya mengejar bis.


Di dalam bis, mereka berebut tempat duduk. Jin ho duduk di satu2nya bangku kosong di bis. Kae In berharap Jin Ho menunjukkan sedikit sikap gentle, menawarkan kursinya pada wanita, tapi Jin Ho tidak tergerak. Sembari duduk, Jin Ho melihat ke arah garis celana Kai In ^__^ Dan meskipun Jin ho melihatnya tanpa selera, Kae In memergoki Jin Ho melihat ke arah pantatnya dan ia berpikir Jin Ho genit.

Kae In membenarkan bajunya dan tiba2 bis mengerem mendadak, Kai In harus menahan badannya ke belakang, Jin ho yang ingin melindungi maket bangunan-nya, mau tidak mau menahan Kae In, hanya posisi tangan Jin Ho itu...tepat di pantat Kae In!

Jin Ho membela diri dengan berkata ia mau melindungi maketnya. Kesal karena merasa melindungi maket plastik lebih penting daripada bagian tubuhnya, Kae In berkeras agar sopir bis membawa mereka ke kanto polisi karena ia sudah dilecehkan.

Jin Ho dengan kepala dingin berkata bahwa Kae In mengganggu kepentingan umum, apakah pantatnya lebih penting daripada waktu semua orang dalam bis ini ?

Kesal, Kae In membalas dengan meremas pantat Jin Ho (woo...fans Min Ho berteriak...!!!) Shock, Jin Ho menjatuhkan maketnya, dan langsung hancur berantakan! Oops! Kae In tidak bermaksud sampai seperti itu, dan ia cepat2 turun dari bis. Kabur...!!!


Ternyata hari ini juga hari yang penting untuk Kae In, ia akan meluncurkan koleksi furniture-nya sendiri dalam sebuah expo. Dengan nama Kae-in Story. Furniture nya bertema happy single dan termasuk produk inovasi baru seperti membuat meja makan single sebagai meja makan, meja kerja, macam2 fungsi dalam satu meja. (boleh juga idenya, bgs buat rumah minimalis hehe..)

Kae in senang dengan rangkaian bunga ucapan selamat yang dikirim pacarnya Chang Ryul. Tapi Chang Ryul tidak datang di acara Kae in. Karyawan Kae In, Lee Won Ho, tidak senang dengan ketidak hadiran Chang ryul, apalagi saat tahu dia juga adapresentasi di gedung yang sama.

Ternyata itu presentasi yang sama yang juga disiapkan Jin Ho. Jin Ho sudah menyiapkan ini bersama partner-nya Noh Sang Jun, Jin ho dan Sang Jun harus memperbaiki maketnya dalam waktu yang singkat.

Mereka diinterupsi oleh kehadiran rival mereka, pacar Kai in, Han Chang Ryul. Chang Ryul hanya senyum sinis dan berkata mereka tidak perlu repot2 dengan maketnya karena ia akan memenangkannya. Mereka saling mengejek. Chang ryul mengejek perusahaan Jin ho yang masih baru, dan Jin ho mengejek Chang Ryul yang sukses karena orang lain yang mengerjakan pekerjaannya.

Chang ryul menyerahkan 2 undangan pernikahan pada Jin ho dan Sang Jun. Kata Chang Ryul, ia melakukannya untuk memberikan kesempatan keduanya merasakan makanan hotel yang mewah.

Dalam presentasi, chang ryul mewakili perusahaan Mirae Construction. Dia cukup lancar dan percaya diri, hanya..Chang ryul melakukan kesalahan yang membuktikan kata2 Jin ho bahwa Chang ryul tidak mengerjakan proyeknya sendiri. Ada banyak yang membantunya.


Jin Ho mewakili perusahaan-nya sendiri, M, dan mempresentasikan modelnya dengan hologram (wuih..teknologi Korea dah canggih ya..presentasi pake hologram..wah..harus di contoh nih..) Dan Jin ho menekankan pada harmoni, menggabungkan alam dengan orang2 dan kebudayaan.

Jin ho dan Kae In terlibat clash lagi,

Saat break presentasi, Jin ho Dan Sang Jun jalan ke sekitar hotel dan melihat expo furniture Kae-in story, Sang jun melihat2 furniture, dan ia berhenti di furniture karya Kae In, Sang jun berkata furniture multi fungsi benar2 jenius. Tapi Jin Ho mendengus dan berkata bahwa designer-nya adalah orang yang egois dan jelas tidak pernah masak untuk orang lain.

Orang yang tidak bisa berkomunikasi, dan histerikal. Kae in mendengarnya, sebenarnya ia tidak mau menemui Jin ho karenaingat kejadian di bis, tapi mendengar kata2 Jin ho, Kae in tidak tahan dan ia muncul, Ada beberapa orang di dunia ini yang tidak punya orang untuk menemani makan, apa kau tahu itu!

Para arsitek kembali ke ruang pertemuan untuk mendengarkan hasilnya. Semuanya tegang. Sang jun bahkan bedoa pada Tuhan agar bisa menang, dan mengancam akan pindah kepercayaan ke Budha jika mereka tidak dimenangkan (bwa..haha..yeah right.)


Mirae Cons (prsh Chang ryul) memenangkan penawaran. Seorang pria yang duduk didekan Jin ho, melihat kekecewaan di wajah Jin Ho. Pria itu adalah Choi Do Bin.

Kae In memberi selamat pada kesuksesan pacarnya. Kae in bahkan mengajak pacarnya kencan besok. Chang ryul dengan gugup dan pengecut, justru mencoba putus dengan Kae In. Chang ryul beralasan, ia sudah gagal sebagai pacar dan semua ini salahnya. Kae In justru membelanya dan menghibur Chang Ryul, menskipun Chang Ryul dulunya adalah playboy, sekarang tidak lagi, karena sekarang Chang ryul dengan Kae In.


Chang Ryul putus asa, makanya ia memaksakan diri berlutut dan akan mengeluarkan undangan nikahnya. Kae in salah paham, ia pikir Chang ryul akan melamarnya. Kae in gugup melihat Chang ryul meraih sesuatu di kantongnya, pasti cincin, iya kan ? Kae in berkata ini terlalu mendadak, ia perlu waktu untuk memikirkannya, apa chang ryul bisa memberinya waktu lagi?

Chang Ryul melihat ini jadi aneh dan ia berdiri dan akan protes, tapi justru Kae in mendorongnya kembali berlutut bwa...!


Tiba2, Jin Ho dengan wajah marah mendekati Chang Ryul dan merenggut bajunya, Jin Ho merasa Chang Ryul sudah main belakang sehingga presentasinya lolos. Jin Ho tanya apa ia atau ayahnya sudah mengacaukan lagi.

Ternyata mendiang ayah Jin Ho dulunya adalah presiden Mirae, tapi posisi itu sekarang ada di tangan ayah Chang Ryul. Jin Ho mendirikan perusahaan-nya sendiri.

Chang Ryul berjalan pergi meninggalkan Jin Ho. Kae In merasa Jin Ho sudah mengacaukan lamaran yang nyaris diterimanya.


Jin Ho dan Sang Jun sedang pusing, ada konstruksi yang sedang berjalan dan mereka cemas tidak selesai tepat waktu, karena mereka sudah menginvestasikan semua uang perusahaan untuk proyek ini (membayar pekerja dll) dan presentasi, sekarang mereka kehabisan uang.

Jin Ho menghela nafas dan berkata mereka ambil proyek museum saja. Sang Jun memperingatkannya, ini sudah diluar kemampuan mereka, tapi Jin Ho tetap teguj, ia akan menemui Direktur Choi, Direktur museum itu. Mereka tidak mengenalnya, tapi Sang Jun ingat, pernikahan Chang Ryul! Itu kesempatan bagus bukan saja untuk memperluas jaringan, tapi pengantinnya juga kurator museum. Pasti Choi datang.

Tiba2 Kim Tae Hoon masuk, dan bertanya mengapa Jin Ho berani sekali mengunci Hye Mi diluar, di balkon. (heh..lupa ya dimasukkan lagi ? hehe..)

Tae Hoon juga kerja di perusahaan Jin Ho, tapi tampaknya Jin Ho ingin Tae Hoon keluar. Jin Ho meyakinkan Tae Hoon dia hanya menganggap Hye Mi sebagai adik. Tae Hoon susah diyakinkan. Ia merasa Jin Ho pasti akan menikahi Hye Mi. Tae Hoon sangat cemburu dan ia mulai minum2.


Di rumah Kae In, Kae In berkumpul dengan teman2nya. Lee Young Sun (seorang photographer dan juga seorang ibu) dan Kim In Hee (yang akan menikah besok pagi). In Hee selama ini tinggal dg Kae In di rumahnya tapi sudah pindah karena persiapan menikah. Padahal ia hanya berkencan dengan calon suaminya selama sebulan.

In hee terlihat sedikit tidak tenang saat kedua temannya menyebut pengantin prianya yang misterius itu. Mereka tidak pernah melihatnya. Tapi ketika In Hee mendengar bahwa Chang Ryul hampir melamar Kae In, ia keluar untuk menelepon. In Hee kesal dengan Chang Ryul, seharusnya ia mengatakan yang sebenarnya pada Kae In.

Chang Ryul akhirnya memberanikan diri menemui Kae In. Kae In tentu saja salah mengira ini adalah kelanjutan dari lamaran Chang Ryul.

Chang Ryul mulai mengatakan semua hal negatif mengenai dirinya sendiri. Bahwa ia sudah sering menyakiti Kae in. Kae In senang mendengarnya, karena Chang ryul adalah pria pertama yang melihat seseorang spt dirinya, (yang tidak cantik dan biasa saja) sebagai wanita menarik. Chang Ryul semakin pusing.

Akhirnya, Chang Ryul langsung sampai pada poin-nya, "Kae In, aku mohon padamu...sekarang..dengan aku.." Kae In menunggu dengan menahan nafas, dan Chang Ryul melanjutkan, "...putus saja."

Kae In tertegun, apa ia sudah melakukan kesalahan. Chang Ryul berkata ia tidak mencintai Kae In, dan Kae In seperti anak anjing yang selalu mengikutinya kemana-mana. "Aku kira aku merasa kasihan padamu." Kau adalah gadis yang selalu mengacaukan segalanya dan tidak pernah dicintai sebelumnya, dan ia merasa kasihan pada Kae In.

Kae In benar2 terluka dan pergi dari meja tanpa berkata apapun. Chang Ryul memanggilnya, maka Kae In berhenti dan marah. Dengan gugup Chang Ryul menarik gelas airnya mendekat, agar tidak diambil Kae In. Tapi Kae In terlalu marah, dan berkata, "Aku minta maaf. Kau selama ini mencoba tidak melukaiku, tapi aku terlalu bodoh sehingga tidak menyadarinya."


Jin Ho dan teman2nya masih minum2 di pojangmacha (aneh liat Lee Min Ho di warung hehe..aku msh kebawa dia sbg Jun Pyo). Tae Hoon menantang Jin Ho minum, Jika Jin Ho kalah, maka ia harus kencan dengan Hye mi.

Sang Jun tidak mengerti. Tae Hoon berkeras, jika Hye Mi bahagia, maka Tae Hoon juga. Itulah cinta. Jin Ho berkata, itu adalah cinta diantara kalian berdua, jangan libatkan aku. Tapi Jin Ho setuju minum, jika ia menang, maka Tae hoon harus keluar dari perusahaannya.

Kae In depresi, maka ia menelepon Won Ho (karyawannya) dan minum2. Kae In mabuk berat, dan ia marah pada dirinya sendiri karena begitu buta dan bodoh.

Won Ho mengambil kesempatan ini untuk menyatakan perasaannya pada KAe In. Kae In sama sekali tidak mendengar kata2 Won Ho, pertama karena ia berpikir Won Ho hanya menghiburnya, kedua , karena KAe In mabuk berat.


Won Ho membawa Kae In ke hotel. Jin Ho juga harus membawa Tae Hoon ke hotel dan menaikkan Tae Hoon ke tempat tidur. Jin Ho harus membuka jaket dan kemeja Tae Hoon karena Tae Hoon muntah dan mengotori bajunya sendiri.

Jin Ho pergi dan meninggalkan catatan di kaca (ingat Jan di jadinya hehe, ngebales ya..) "Selamat kau dipecat. Kau kencan saja!" (maksudnya dengan Hye Mi)

Sementara itu, Won Ho melihat ke arah Kae In yang terbaring, dan menunduk mencuri mencium Kae in. Kemudian, Won Ho terbawa emosinya dan mulai membuka celana Kae In, dan..Kae In mulai sadar dan dengan grogi tanya, "Apa yang kau lakukan?"

Won Ho berkata, "Aku mencintaimu!" dan melompat ke atas Kae In. Kae In merasa marah, ia percaya pada Won Ho dan sekarang beraninya Won Ho memanfaatkan keadaan. Kae In murka dan ia mengejar Won Ho ke seluruh kamar, menendang dan memukul Won Ho semampunya.

Kae In mengejar Won Ho keluar kamar, Won Ho tergelincir dan menabrak Jin Ho lalu lari. Kae In melihat Jin Ho, "Kau yang tidak bermoral itu." Jin Ho juga mengenalinya, "Lamaran?" Jin Ho mengejek Kae In bahwa pengantin prianya sudah ganti.

Tapi tiba2 ada suara, "Hyung!" dan..Tae Hoon keluar kamar, masih sedikit mabuk tapi cukup sadar saat membaca pesan Jin Ho. Dengan nada aneh ia bertanya, "Apa kau serius dengan yang kau tulis di kaca? Kau tidak bisa melakukan ini!"


Tae Hoon jatuh berlutut dan memohon, "Kak! Kumohon jangan lakukan ini! Kesalahanku hanyalah mencintai!" (well..well...well, siapapun yg melihatnya bisa salah paham hehehe..)

Kae In otomatis berpikir ini adalah pertengkaran pasangan gay, dan menegur Jin Ho benar2 kejam. Jin Ho menghela nafas, Kae In sudah salah paham, tapi ia tidak mau repot2 menjelaskannya. Jin Ho pergi. Tae Hoon menangis dan berkata, "Jangan pergi!"


Kae In merasa kasihan dengan Tae Hoon, ia berkata, "Mereka bilang bahwa orang yang lebih mencintai adalah yang lebih lemah." Tae Hoon menarik Kae In dan memeluknya, ia menangis, "Noona! (kakak)!"


Kae In bertemu Jin Ho diluar dan ia minta maaf karena salah paham tadi pagi, maksud Kae In insiden di bis, sekarang Kae In mengerti Jin Ho adalah gay. Kae In menghela nafas, "Kau punya cinta yang sulit."

Jin Ho berkata bahwa cinta Kae In lebih buruk. Jin Ho tanya apa rencana Kae In hari ini. Kae In berkata temannya akan menikah, Jin Ho menyadari Kae In masih belum tahu apa2, maka ia bercerita mengenai seorang "teman"-nya. Wanita ini tidak tahu bahwa pacarnya akan menikah dengan wanita lain, dan muncul di pesta pernikahan. Kae In tertawa dengan cerita Jin Ho. Siapa yang bisa begitu bodoh ?

Kae In tanya apa yang terjadi dengan wanita itu, dan Jin Ho menjawab, "Kau akan melihatnya."

Chang Ryul mabuk dan ia ke rumah Kae In. Ia menyelipkan undangan di gerbang. Ia juga mengirim voice mail, "Orang yang akan menikah dengan In hee besok itu aku, Kae In. Aku benar2 minta maaf. Aku tahu ini keterlaluan tapi ini permintaan terakhirku, jangan datang di pernikahan besok. kumohon."

Paginya, In Hee cemas, ia belum mendengar kabar apapun baik dari Kae In maupun Young Sun. In Hee yakin ia akan mendengar sesuatu jika mereka tahu yang sebenarnya. Chang Ryul janji, ia jelas, pasti sudah mengurus semuanya. Tapi agar lebih pasti, Chang Ryul memberikan foto Kae In pada sekretarisnya dan minta agar wanita ini tidak diperbolehkan masuk ke acara pernikahan.


Jin Ho dan Sang Jun berangkat ke pesta, mereka ada di lift. Sang Jun bermasalah dengan resleting celananya, ia pergi ke toilet dan kemejanya tersangkut dengan resleting, sehingga macet. Jin Ho membantunya, dan Sang Jun bercanda dengan berdiri dengan posisi yang meyakinkan dan pura2 mengerang, "Mmmm,aw, enak."

Mereka kena batunya saat pintu lift terbuka dan tampaklah Young Sun dan putra kecilnya, berdiri dengan shock. Apalagi Sang Jun terus bercanda.


Mereka tidak menyadari bahwa percakapan mereka justru semakin meyakinkan Young Sun bahwa mereka gay, misalnya : Sang Jun tanya apa yang terjadi dengan Tae Hoon semalam. Jin Ho berkata, Jangan pernah tanya. Aku membawanya ke hotel, dan aku pikir aku akan mati. Sang Jun ketawa, dua orang pria di hotel, pasti menyenangkan.

Tentu saja maksud Sang Jun bukan seperti itu, tapi Young Sun sudah salah paham dan ia hanya bisa menutup telinga suci anak lakinya dengan shock! hahaha...

Young Sun sampai di lorong dan ia kaget sekali saat meliha foto sang pengantin. Young Sun murka. In Hee dan Chang Ryul? Young Sun menyerbu masuk ke dalam dan langsung menghadapi keduanya dengan air mata. Ia tanya In hee dengan sengit, "Apa kau melakukan Botox dengan otakmu?" In Hee punya banyak pacar, mengapa ia harus mencuri pacar Kae In ?

In Hee tampak tulus saat minta maaf karena melukai perasaan temannya. dan janji ia akan berbaikan dengan Kae In. Young Sun berkata dengan kasar, "Dengar ..Jika aku jadi kau, aku akan segera menghentikan pernikahan ini."

Kae In tampaknya tidak melihat undangan pernikahan itu dan ia muncul di pesta, sama sekali tidak sadar. Young Sun melihatnya dan melakukan yang terbaik untuk menghalangi Kae In masuk, tapi ia gagal. Kae In mau masuk ke dalam secepatnya.

Young Sun mencoba menariknya tapi sesuatu menarik perhatian Kae In, pasangan pengantin yang bersiap jalan ke altar.

Kae In bingung dan ia hanya mengikuti pasangan itu jalan ke altar. Young Sun mencoba menariknya tapi Kae In tampak kosong pikirannya dan tidak sadar dengan sekelilingnya, hanya pasangan yang di altar.

Kae In berjalan mendekat pasangan itu, ia ada di belakang mereka. Matanya melihat ke arah Chang Ryul. Chang Ryul yang menyadari Kae In ada di belakangnya jadi shock. Lalu mata Kae In memandang ke arah pengantin wanita yang berusaha sebaik-baiknya untuk menyembunyikan wajahnya dan tidak mau berbalik.


Kae In membuka cadar pengantin wanita dan melihat ke wajah temannya..


Personal view :

Drama ini benar2 refreshing and I love Minho hehe..yah ia lebih akrab dan hangat disini, biarpun karakternya mirip2 Jun Pyo, tapi disini ia lebih dewasa dan lebih down-to earth.

Sohn Ye Jin juga lucu, dan sedikit bloon, sering salah paham tapi ngga bodoh2 amat sih..lucu pokoknya dia, walaupun umurnya lebih tua dari Min Ho tapi ia bisa kaya anak kecil dan polos hehe..

Yang jadi Sang Jun (Jung Sung Hwa), juga lucu sekali. Biarpun agak ndut hehe tapi ia sangat menyenangkan dan aku senang lihat scene Sang jun..

Biarpun ceritanya agak beda dengan novelnya, tapi menurutku menarik juga, bahkan Jin Ho disini lebih menyenangkan karakternya.

Semoga tahun depan ditayangkan di Indonesia.

(source kadorama recaps)

JANGAN LUPA FOLLOW ya...

sinopsis drama, info music dan film korea

patrarush.blogspot.com